Potensi religi di Kecamatan Semarang Barat menjadi salah satu daya tarik spiritual dan budaya yang masih terjaga hingga saat ini. Salah satu lokasi yang dikenal masyarakat adalah Makam Sunan Kuning (Soen An Ing) yang berada di Kelurahan Kalibanteng Kulon. Tempat ini sering dikunjungi peziarah dari berbagai daerah sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh yang diyakini memiliki peran dalam penyebaran nilai-nilai spiritual dan budaya di wilayah Semarang.
Selain itu, terdapat pula Makam Mbah Sabar Drono di Kelurahan Gisikdrono. Makam ini menjadi tujuan ziarah masyarakat setempat maupun luar daerah yang ingin mendoakan serta mengenang sosok Mbah Sabar Drono sebagai tokoh yang dihormati dalam sejarah lokal. Keberadaan kedua situs religi tersebut tidak hanya memperkuat nilai spiritual masyarakat, tetapi juga berpotensi mendukung pengembangan wisata religi di Kecamatan Semarang Barat.
Makam Sunan Kuning (Soen An Ing) – Kelurahan Kalibanteng Kulon
Makam Sunan Kuning (Soen An Ing) merupakan salah satu obyek wisata religi yang sampai saat ini sering dikunjungi oleh peziarah dari berbagai macam daerah. Konon, Sunan kuning merupakan tokoh masyarakat yang sangat berpengaruh, terutama dalam hal menyebarkan agama Islam di Semarang. Lokasi makam ini berada di Jalan Taman Sri Kuncoro III No.28, Kalibanteng Kulon, Kec. Semarang Barat, Kota Semarang.
Terdapat kegiatan rutin yang dilakukan di malam Sunan Kuning, setiap tanggal 20 Rajab, diadakan haul tahunan untuk memperingati wafatnya Sunan Kuning. Selain itu, ada kegiatan yang dilakukan setiap malam Jumat, yakni pengajian tahlil. Makam Sunan Kuning memiliki dua tempat makam yang diprioritaskan untuk berziarah. Di antaranya ada makam utama yang terdiri dari makam kanjeng Sunan Kuning, Sunan Kalijaga, dan Sunan Ambarawa.
Alamat : Jl. Taman Sri Kuncoro II No.184, RT.02/RW.02, Kalibanteng Kulon, Kec. Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah 50145 (Google Maps)

Makam Mbah Sabar Drono – Kelurahan Gisikdrono
Mbah Kyai Sabar alias Kyai Sabar Drono Sebagai tokoh pimpinan Desa yang dimakamkan dipesarean Drono, yang tiap tahun diperingati/ Chaul, tepatnya pada bulan Asyuro, hari Jum’at Kliwon dan APITAN ( Bersih Desa ) dan juga pada bulan Dulkhaidah, hari Jum’at Kliwon. Desa/ Kelurahan Gisikdrono punya 2 ( dua ) Pesarean, dulu dinamakan Pesarean Drono disebelah Timur dan Pesarean Ngemplak di sebelah Barat. Setelah Mbah Kyai Drono wafat, siapa yang dituakan atau yang memimpin.
Alamat : Gisikdrono, Kec. Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah 50149 (Google Maps)
