Pemerintah Kecamatan Semarang Barat terus mengupayakan kelestarian lingkungan dan ekosistem perairan. Camat Semarang Barat, Dr. Elly Asmara, S.STP., M.M., bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Semarang Barat, Ibu Femega Dian Putriani (Femega Dian Elly Asmara), memimpin langsung aksi peduli lingkungan pada hari Jumat, 23 Januari 2026. Mereka melepaskan sekitar 25.000 bibit ikan berjenis Nilem dan Tawes ke aliran Sungai Banjir Kanal Barat. Kegiatan pelestarian ini melibatkan banyak pihak, mulai dari warga setempat, para lurah, hingga jajaran perangkat kecamatan. Program pelestarian alam ini disambut dengan sangat antusias oleh seluruh peserta.
Langkah Nyata Jaga Keseimbangan Ekosistem Sungai

Dr. Elly Asmara, S.STP., M.M. menjelaskan bahwa langkah ini memiliki tujuan jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat dan alam. Penebaran puluhan ribu bibit ikan ini berfungsi mengembalikan populasi fauna air tawar yang mungkin menyusut akibat berbagai faktor. Ikan Nilem dan Tawes sangat cocok hidup pada perairan sungai yang mengalir karena kedua jenis ikan ini memakan lumut dan gulma air. Dengan demikian, kedua ikan tersebut juga membantu membersihkan perairan sungai secara alami. Bibit ikan tersebut dilepasliarkan secara perlahan agar mampu beradaptasi dengan kondisi arus Sungai Banjir Kanal Barat. Elly Asmara berharap warga sekitar sungai turut menjaga kelangsungan hidup ikan-ikan kecil tersebut hingga tumbuh besar. Warga boleh memancing ikan ketika ukurannya masuk kriteria layak konsumsi. Namun, pemerintah melarang keras penggunaan bahan kimia atau alat penangkap ikan yang merusak lingkungan.
Sinergi Pemerintah dan Warga Semarang Barat

Ibu Femega Dian Elly Asmara, selaku Ketua TP PKK Kecamatan Semarang Barat, juga menunjukkan antusiasme tinggi saat menuangkan berisi bibit ikan ke tepi sungai. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga dan keluarga, agar mengedukasi anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan ekosistem air. Ia percaya bahwa sungai yang bersih dan kaya ikan membawa banyak manfaat positif bagi ketahanan pangan keluarga di masa mendatang. Perangkat kecamatan dan para lurah yang hadir turut memberikan teladan dengan memungut sampah di sekitar bantaran sungai sebelum memulai prosesi penebaran ikan. Sinergi yang baik antara pemerintah dan warga ini membuktikan bahwa semangat gotong royong masih mengakar kuat di wilayah Semarang Barat.
Harapan Kembalinya Kejayaan Sungai Banjir Kanal Barat

Sungai Banjir Kanal Barat membentang panjang membelah sebagian Kota Semarang dan memiliki potensi wisata sekaligus ruang terbuka hijau bagi masyarakat luas. Melalui inisiatif tabur bibit ikan ini, Pemerintah Kecamatan Semarang Barat menaruh harapan besar agar area sungai ini semakin asri dan hidup. Warga yang bersantai di pinggir sungai kelak bisa menikmati pemandangan perairan yang jernih dengan ikan-ikan yang berenang bebas. Dr. Elly Asmara, S.STP., M.M. menegaskan komitmennya untuk rutin menggelar kegiatan ekologis serupa. Ia mengajak komunitas peduli lingkungan untuk terus berkolaborasi bersama pihak kecamatan. Pemerintah kecamatan siap mendukung setiap program inovatif yang mendatangkan kebaikan bagi lingkungan serta meningkatkan indeks kebahagiaan warga Kota Semarang.