Senin s.d Kamis 07.30 s.d 14.45 WIB, Jumat 07.30 s.d 11.00 WIB Jl. Ronggolawe Barat 2 - Semarang
Berita

Pemetaan GNSS RTK KKN Undip Dukung Semarang Barat Tangguh Bencana 2026

Pemetaan GNSS RTK KKN Undip Dukung Semarang Barat Tangguh Bencana 2026

Semarang, 28 Januari 2026 – Ketangguhan suatu wilayah dalam menghadapi berbagai ancaman bencana selalu lahir dari ekosistem masyarakat dan pemerintah yang saling terintegrasi erat. Prinsip fundamental inilah yang mendasari langkah strategis Pemerintah Kecamatan Semarang Barat dalam mengawal keselamatan warganya. Camat Semarang Barat, Dr. Elly Asmara, S.STP., M.M., memimpin langsung jalannya Apel Kesiapsiagaan Bencana yang sekaligus merangkaikan acara Deklarasi Kecamatan Tangguh Bencana 2026 pada hari Rabu (28/1/2026).

Momentum penting ini menegaskan komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat. Tujuannya adalah memastikan kelancaran sistem layanan informasi peringatan dini, mengoptimalkan upaya pencegahan terpadu, hingga menjalankan skenario penyelamatan warga secara responsif.

Sinergi Lintas Sektor sebagai Fondasi Ketangguhan

Pemetaan GNSS RTK KKN Undip Dukung Semarang Barat Tangguh Bencana 2026

Dalam amanatnya, Dr. Elly Asmara menekankan bahwa kolaborasi erat menjadi fondasi paling utama saat menghadapi potensi krisis. Pemerintah kecamatan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh relawan kebencanaan, berbagai instansi lintas sektor, serta masyarakat luas yang terus bahu-membahu tanpa kenal lelah. Semua pihak secara konsisten menunjukkan dedikasi luar biasa saat menjaga kelestarian lingkungan dan mempersiapkan diri merespons perubahan iklim. Kesuksesan program mitigasi bencana tentu membutuhkan partisipasi aktif dari gerakan akar rumput yang peduli terhadap lingkungan sekitar.

Kontribusi Inovatif Tim KKN Undip Hadirkan Solusi Berbasis Data

Pemetaan GNSS RTK KKN Undip Dukung Semarang Barat Tangguh Bencana 2026

Selain masyarakat luas dan instansi pemerintahan, pihak akademisi turut mengambil peran krusial dalam menyukseskan deklarasi ini. Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro (Undip) membuktikan kontribusi nyata mereka dalam mendukung program unggulan ini. Para mahasiswa terjun langsung mengaplikasikan ilmu akademis mereka ke tengah masyarakat.

Mereka melakukan pengambilan data topografi wilayah menggunakan instrumen berteknologi tinggi GNSS RTK (Global Navigation Satellite System - Real Time Kinematic). Alat ini menghasilkan pemetaan risiko bencana yang sangat akurat. Inisiatif pemetaan digital ini sangat membantu pemerintah kecamatan memetakan titik-titik rawan secara jauh lebih presisi.

Edukasi Visual Berkelanjutan di Kelurahan Gisikdrono

Pemetaan GNSS RTK KKN Undip Dukung Semarang Barat Tangguh Bencana 2026

Langkah preventif dan mitigasi tidak sekadar berhenti pada pemetaan wilayah spasial. Tim KKN Undip berkolaborasi bersama aparatur kelurahan setempat juga sukses menggagas program Sekolah Siaga Bencana yang menyasar generasi muda. Mereka merancang sekaligus menyosialisasikan media edukasi visual yang sangat menarik di kawasan Kelurahan Gisikdrono.

Program edukatif ini bertujuan menanamkan kesadaran mitigasi bencana sejak usia dini kepada para pelajar dan warga. Melalui deretan langkah strategis ini, Pemerintah Kecamatan Semarang Barat sangat optimis mampu menciptakan lingkungan tempat tinggal yang tangguh, aman, nyaman, dan senantiasa siap siaga menghadapi berbagai situasi darurat di masa depan.

Savira AWP