Senin s.d Kamis 07.30 s.d 14.45 WIB, Jumat 07.30 s.d 11.00 WIB Jl. Ronggolawe Barat 2 - Semarang
Berita

Mitigasi Bencana Semarang Barat: Penanganan Longsor di Bojongsalaman

Mitigasi Bencana Semarang Barat: Penanganan Longsor di Bojongsalaman

SEMARANG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Semarang kembali memicu kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Camat Semarang Barat, Dr. Elly Asmara, S.STP, M.M., merespons laporan warga dengan turun langsung ke lapangan pada Selasa (20/1/2026). Ia meninjau lokasi tanah longsor yang terjadi di Kelurahan Bojong Salaman, tepatnya di wilayah Puspanjolo Selatan RT 05 dan RT 06, RW 03.

Respons Cepat Terhadap Laporan Warga

Mitigasi Bencana Semarang Barat: Penanganan Longsor di Bojongsalaman

Kunjungan ini merupakan bentuk tindak lanjut cepat pemerintah kecamatan atas aduan masyarakat sekitar yang mengkhawatirkan kondisi tanah di lingkungan mereka. Dr. Elly Asmara, S.STP, M.M. datang untuk melihat secara langsung skala kerusakan dan potensi bahaya susulan yang mungkin mengancam keselamatan warga. Kehadiran pemimpin wilayah di lokasi kejadian memberikan rasa tenang sekaligus kepastian bagi warga bahwa pemerintah hadir dan siap menangani masalah ini secara serius.

Dalam tinjauan tersebut, Camat Semarang Barat mengamati kondisi struktur tanah yang labil akibat gerusan air hujan. Ia juga berdialog dengan warga terdampak untuk mendengarkan kronologi kejadian serta kebutuhan mendesak yang mereka perlukan saat ini. Langkah proaktif ini sangat penting untuk menentukan prioritas penanganan agar tepat sasaran.

Koordinasi Strategis untuk Mitigasi Bencana

Pemerintah Kecamatan Semarang Barat tidak hanya berhenti pada tahap peninjauan. Dr. Elly Asmara, S.STP, M.M. segera mengambil langkah strategis dengan menggandeng instansi terkait. Ia melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang.

Kolaborasi ini bertujuan untuk merumuskan solusi teknis penanganan longsor, baik yang bersifat darurat maupun permanen. Disperkim memiliki kapasitas teknis untuk melakukan perbaikan fisik, seperti pembuatan talud atau penguatan tebing, guna mencegah tanah bergerak kembali.

Upaya Mencegah Dampak Meluas

Fokus utama dari sinergi antara Kecamatan dan Disperkim adalah mitigasi risiko. Dr. Elly Asmara, S.STP, M.M. menekankan pentingnya langkah preventif agar longsor tidak meluas dan merusak hunian warga lebih parah. Penanganan yang cepat dan tepat dari dinas terkait sangat warga nantikan demi keamanan lingkungan mereka, terutama mengingat curah hujan yang masih tinggi di awal tahun 2026 ini.

Pemerintah Kecamatan Semarang Barat berkomitmen untuk terus memantau perkembangan perbaikan di Bojong Salaman hingga kondisi benar-benar aman bagi masyarakat.

Savira AWP