Senin s.d Kamis 07.30 s.d 14.45 WIB, Jumat 07.30 s.d 11.00 WIB Jl. Ronggolawe Barat 2 - Semarang
Berita

Merajut Kebersamaan: Peresmian Toilet Disabilitas dan Semangat Bakti Sosial Imlek di Klenteng Sam Poo Kong

Merajut Kebersamaan: Peresmian Toilet Disabilitas dan Semangat Bakti Sosial Imlek di Klenteng Sam Poo Kong

Dalam rangka merayakan Imlek, Walikota Semarang Dr. Ir. Hj. Hevearita Gunaryanti Rahayu, M.Sos yang akrab disapa Mbak Ita bersama-sama dengan masyarakat setempat menggelar kegiatan bakti sosial yang berkesan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan Imlek semata, tetapi juga menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.

Pada hari Jumat (23/02/2024), Walikota Mbak Ita memimpin serangkaian kegiatan bakti sosial di Klenteng Sam Poo Kong. Acara ini dihadiri oleh warga masyarakat, tokoh agama, dan Camat Semarang Barat Elly Asmara, S.STP, MM. Dalam sambutannya, Walikota menekankan pentingnya semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama, terutama di tengah suasana perayaan Imlek.

Salah satu highlight dari kegiatan bakti sosial ini adalah peresmian toilet khusus disabilitas di Klenteng Sam Poo Kong. Toilet ini didesain dengan memperhatikan kebutuhan dan kenyamanan bagi orang dengan disabilitas, seperti aksesibilitas yang ramah disabilitas, pegangan tangan, dan fasilitas pendukung lainnya. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah Kota Semarang untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah disabilitas.

Merajut Kebersamaan: Peresmian Toilet Disabilitas dan Semangat Bakti Sosial Imlek di Klenteng Sam Poo Kong

Proses peresmian toilet disabilitas tersebut dihadiri oleh perwakilan masyarakat difabel serta tamu undangan yang peduli terhadap hak-hak mereka. Mbak Ita berharap bahwa pembangunan toilet khusus disabilitas ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat difabel di Kota Semarang    dan menjadi contoh untuk daerah lain.

Selain peresmian toilet, kegiatan bakti sosial Imlek ini juga melibatkan pembagian paket sembako kepada keluarga kurang mampu, pembersihan lingkungan sekitar, dan kegiatan sosial lainnya. Masyarakat yang hadir tampak antusias dan bersemangat dalam mendukung kegiatan ini, menciptakan atmosfer kebersamaan yang erat.

Pemerintah Kota Semarang berharap bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi momen perayaan Imlek, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama diharapkan dapat terus tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat.

Savira AWP