Senin s.d Kamis 07.30 s.d 14.45 WIB, Jumat 07.30 s.d 11.00 WIB Jl. Ronggolawe Barat 2 - Semarang
Berita

Mencairkan Sekat Perbedaan: Sahur Lintas Agama Semarang Bersama Ibu Sinta Nuriyah

Mencairkan Sekat Perbedaan: Sahur Lintas Agama Semarang Bersama Ibu Sinta Nuriyah

Kota Semarang kembali membuktikan komitmennya dalam merawat keberagaman dan kerukunan antarumat beragama. Pada Selasa, 24 Februari 2026, masyarakat dan pemerintah mengukir momen penuh makna di Pura Agung Giri Nata. Camat Semarang Barat, Dr. Elly Asmara, S.STP., M.M., hadir secara langsung mendampingi Wali Kota Semarang, Ibu Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M., dalam agenda Sahur Bersama Ibu Hj. Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid. Menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keharmonisan kota.

Ruang Perjumpaan Tanpa Sekat Perbedaan

Mencairkan Sekat Perbedaan: Sahur Lintas Agama Semarang Bersama Ibu Sinta Nuriyah

Acara sahur bersama ini tidak sekadar menjadi rutinitas ibadah, melainkan bertransformasi menjadi ruang perjumpaan yang istimewa. Masyarakat dari berbagai latar belakang agama dan budaya membaur menjadi satu di pelataran Pura Agung Giri Nata. Mereka duduk bersama, saling menyapa, dan menikmati hidangan sahur dalam suasana kekeluargaan yang kental. Hidangan sahur disiapkan secara gotong royong oleh warga lintas agama.

Momentum ini berhasil mencairkan segala bentuk sekat perbedaan yang ada di tengah masyarakat. Cinta kasih dan semangat persaudaraan tampak jelas mewarnai setiap interaksi antarwarga. Pemerintah Kota Semarang berharap kegiatan seperti ini mampu menginspirasi wilayah lain untuk terus membangun ruang dialog dan kebersamaan. Dr. Elly Asmara, S.STP., M.M., selaku Camat Semarang Barat, juga terus mengajak warganya agar selalu mengedepankan sikap saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari.

Apresiasi Tinggi dari Tokoh Nasional

Mencairkan Sekat Perbedaan: Sahur Lintas Agama Semarang Bersama Ibu Sinta Nuriyah

Suasana semakin hangat ketika Ibu Hj. Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid menyampaikan pesan damainya kepada seluruh hadirin. Beliau memberikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap semangat warga dan Pemerintah Kota Semarang yang selalu konsisten merawat toleransi. Menurut beliau, kebersamaan di Pura Agung Giri Nata ini mencerminkan wajah asli Nusantara yang menjunjung tinggi semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Ibu Hj. Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid juga menyoroti pencapaian luar biasa Kota Semarang yang sukses masuk ke dalam deretan tiga besar kota paling toleran di seluruh Indonesia. Seluruh elemen masyarakat bekerja keras mengukir prestasi gemilang ini. Wali Kota Semarang, Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M., menyambut baik apresiasi tersebut dan berkomitmen penuh untuk terus menjadikan Semarang sebagai rumah yang aman dan nyaman bagi siapa saja, tanpa memandang perbedaan suku, agama, maupun ras.

Savira AWP