Senin s.d Kamis 07.30 s.d 14.45 WIB, Jumat 07.30 s.d 11.00 WIB Jl. Ronggolawe Barat 2 - Semarang
Berita

Makna Mendalam Upacara Melasti Umat Hindu di Pantai Marina Semarang

Makna Mendalam Upacara Melasti Umat Hindu di Pantai Marina Semarang

SEMARANG, 15 Maret 2026 – Camat Semarang Barat, Ronny Tjahjo Nugroho, S.Sos., M.M., menghadiri prosesi sakral Upacara Melasti yang umat Hindu selenggarakan di Pantai Marina. Kehadiran ini turut menyemarakkan rangkaian ibadah menjelang perayaan Hari Raya Nyepi tahun ini. Sejak pagi, umat Hindu dari berbagai wilayah memadati pesisir pantai untuk melaksanakan ritual suci tersebut dengan penuh kekhidmatan.

Lebih Dari Sekadar Tradisi Budaya

Bagi umat Hindu, Upacara Melasti bukan sekadar tradisi budaya tahunan yang rutin mereka jalankan. Bapak Ronny Tjahjo Nugroho menjelaskan bahwa ritual ini memiliki makna spiritual yang sangat mendalam. Masyarakat Hindu melaksanakan prosesi ini untuk membersihkan hati dan pikiran dari segala hal negatif. Selain itu, umat juga bertujuan membuang berbagai penyakit sosial yang dapat merusak tatanan masyarakat.

Melalui doa dan penyucian di sumber air kehidupan seperti laut, setiap individu berusaha mengendalikan nafsu diri. Langkah ini mereka tempuh agar kehidupan lahir dan batin bisa mencapai titik keseimbangan yang sempurna. Air laut umat yakini mampu melebur segala kekotoran (mala) yang ada di dalam diri manusia maupun alam semesta.

Persiapan Matang Menyambut Nyepi

Menyambut Hari Raya Nyepi, umat Hindu mempersiapkan diri secara maksimal melalui berbagai rangkaian ibadah pembersihan. Pantai Marina, dengan deburan ombaknya yang menenangkan, memberikan suasana syahdu bagi umat yang melantunkan doa-doa suci.

Dalam kesempatan istimewa tersebut, Camat Ronny tampak berbaur ramah bersama para tokoh agama dan masyarakat umum. Beliau menyampaikan pesan damai dan mengajak semua pihak merawat persatuan bangsa. Dukungan aktif dari warga sekitar yang turut menjaga ketertiban acara juga menunjukkan kematangan sikap toleransi masyarakat setempat.

Apresiasi dan Bukti Nyata Kerukunan Semarang

Pemerintah Kecamatan Semarang Barat memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran panitia penyelenggara. Bapak Ronny memuji dedikasi umat Hindu yang sukses merangkai upacara ini dengan sangat rapi dan khidmat.

Menariknya, para peserta upacara ternyata tidak hanya berasal dari dalam kota saja. Banyak umat Hindu dari berbagai kota tetangga yang sengaja datang dan bergabung dalam ritual suci di Pantai Marina ini. Kehadiran saudara-saudara dari luar daerah ini semakin memeriahkan suasana persaudaraan.

Partisipasi masyarakat lintas daerah dan dukungan pemerintah lokal ini menjadi bukti nyata betapa indahnya kerukunan di ibu kota Jawa Tengah. Toleransi beragama terus tumbuh subur dan mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Kota Semarang. Semangat kebersamaan yang memancar dari Pantai Marina menegaskan bahwa perbedaan keyakinan justru menjadi kekayaan yang mempersatukan kita semua.

Savira AWP