Senin s.d Kamis 07.30 s.d 14.45 WIB, Jumat 07.30 s.d 11.00 WIB Jl. Ronggolawe Barat 2 - Semarang
Berita

Lindungi Generasi Bangsa, Kalibanteng Kulon Rutin Gelar Edukasi Pergaulan Remaja

Lindungi Generasi Bangsa, Kalibanteng Kulon Rutin Gelar Edukasi Pergaulan Remaja

SEMARANG – Masalah pernikahan anak dan pergaulan bebas kini tidak lagi sekadar menjadi urusan internal keluarga semata. Persoalan ini telah berkembang menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa dan negara. Merespons kondisi kritis tersebut, Pemerintah Kecamatan Semarang Barat mengambil langkah proaktif dengan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi edukatif pada hari Kamis, 5 Februari 2026. Acara ini menyasar masyarakat di wilayah Kelurahan Kalibanteng Kulon agar mereka semakin melek terhadap ancaman pergaulan remaja masa kini.

Membuka Mata terhadap Dampak Nyata

Lindungi Generasi Bangsa, Kalibanteng Kulon Rutin Gelar Edukasi Pergaulan Remaja

Camat Semarang Barat, Dr. Elly Asmara, S.STP, M.M., memimpin langsung jalannya acara sosialisasi tersebut. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa masyarakat wajib membuka mata terhadap realitas pergaulan remaja saat ini. Beliau mengajak warga Kelurahan Kalibanteng Kulon untuk memahami secara mendalam berbagai dampak nyata dan merugikan dari pernikahan anak.

Pernikahan di bawah umur merampas hak anak untuk tumbuh, bermain, dan mengenyam pendidikan yang layak. Selain itu, masalah ini berpotensi besar melahirkan lingkaran kemiskinan baru serta memicu masalah kesehatan reproduksi karena fisik anak belum siap untuk mengandung dan melahirkan.

Pentingnya Edukasi dan Pendampingan Psikologis

Lindungi Generasi Bangsa, Kalibanteng Kulon Rutin Gelar Edukasi Pergaulan Remaja

Turut hadir mendampingi Bapak Camat, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Semarang Barat, Ibu Femega Dian Elly Asmara, S.E. Pada kesempatan ini, Ibu Femega menyoroti pentingnya peran krusial orang tua dalam memberikan edukasi dan pendampingan psikologis kepada anak remaja mereka.

Beliau memotivasi para ibu dan tokoh masyarakat setempat untuk menciptakan ruang komunikasi yang terbuka, hangat, dan nyaman di dalam rumah. Komunikasi dua arah yang positif akan membuat anak merasa berharga dan mencegah mereka mencari pelarian pada pergaulan bebas yang merusak masa depan mereka.

Sinergi Memutus Rantai Masalah Sosial

Lindungi Generasi Bangsa, Kalibanteng Kulon Rutin Gelar Edukasi Pergaulan Remaja

Melalui sosialisasi ini, para pemangku kepentingan berharap warga tidak hanya sekadar mendengarkan informasi, tetapi juga langsung menerapkan ilmu tersebut dalam keseharian mereka. Dr. Elly Asmara, S.STP, M.M. dan Ibu Femega Dian Elly Asmara, S.E. sepakat bahwa edukasi pencegahan pernikahan dini membutuhkan sinergi yang kuat antara aparat pemerintah dan warga masyarakat. Pemerintah kecamatan memfasilitasi program dan wawasan, sementara warga bergerak sebagai garda terdepan di lingkungan keluarga.

Acara sosialisasi ini berjalan sangat lancar dan mendapat sambutan positif dari warga Kelurahan Kalibanteng Kulon. Masyarakat kini memiliki bekal pengetahuan yang lebih baik untuk membimbing generasi muda. Harapannya, langkah kepedulian di Kecamatan Semarang Barat ini mampu menyelamatkan masa depan anak-anak Indonesia dan menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas, sehat, dan berdaya saing tinggi.

Savira AWP