Semarang, 10 Februari 2026 – Pemerintah pusat dan daerah terus memperkuat sinergi nyata untuk mengangkat potensi wisata lokal ke panggung dunia. Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ibu Widiyanti Putri Wardhana, melaksanakan kunjungan kerja strategis ke Klenteng Agung Sam Poo Kong, Kota Semarang. Dalam agenda penting ini, Wali Kota Semarang, Ibu Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M., beserta Camat Semarang Barat, Bapak Dr. Elly Asmara, S.STP., M.M., hadir secara langsung mendampingi rombongan kementerian.
Pertemuan ini menandai komitmen serius pemerintah dalam mengelola destinasi wisata bersejarah. Meninjau berbagai fasilitas peninggalan Laksamana Cheng Ho tersebut dan berdialog secara mendalam mengenai langkah-langkah pengembangan pariwisata ke depan.
Sinergi Nyata Pusat dan Daerah

Pemerintah menyadari bahwa kolaborasi lintas sektor memegang peranan kunci dalam memajukan industri pariwisata. Menteri Pariwisata RI menyampaikan apresiasi atas dedikasi pemerintah daerah yang selalu konsisten merawat kawasan Sam Poo Kong. Wali Kota Semarang, Ibu Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M., merespons positif arahan tersebut dengan menyatakan kesiapan penuh dari jajaran Pemerintah Kota Semarang. Pemerintah kota berencana meningkatkan infrastruktur pendukung di sekitar kawasan agar wisatawan mancanegara merasa semakin nyaman saat berkunjung.
Di tingkat kewilayahan, Camat Semarang Barat, Bapak Dr. Elly Asmara, S.STP., M.M., juga menegaskan komitmennya. Beliau siap menggerakkan partisipasi masyarakat lokal untuk menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan wisata. Sinergi ketiga pilar kepemimpinan ini bertujuan merumuskan strategi promosi yang lebih masif dan tepat sasaran.
Menjaga Kelestarian Warisan Budaya

Selain mengejar target angka kunjungan turis, pemerintah tetap menaruh perhatian besar pada kelestarian nilai sejarah. Klenteng Agung Sam Poo Kong bukan sekadar tempat rekreasi biasa, melainkan simbol keberagaman dan toleransi yang telah mengakar kuat di Kota Semarang. Para pemimpin yang hadir sepakat bahwa setiap langkah modernisasi fasilitas pendukung tidak boleh merusak orisinalitas bangunan cagar budaya ini.
Kementerian Pariwisata mendorong pihak pengelola agar terus menghadirkan atraksi budaya yang edukatif. Pemerintah daerah melalui arahan Ibu Wali Kota juga merencanakan festival seni rutin yang menampilkan perpaduan budaya Tionghoa dan Jawa yang harmonis. Bapak Camat Semarang Barat pun aktif merangkul para seniman lokal supaya mereka bisa mengambil peran utama dalam memeriahkan acara-acara tersebut. Langkah proaktif ini memastikan para pengunjung mendapatkan pengalaman spiritual dan budaya yang berkesan.
Membawa Pariwisata Menuju Level Internasional
Visi besar dari kunjungan kerja ini bermuara pada satu tujuan utama: membawa pariwisata Semarang Barat menembus pasar internasional. Pemerintah menargetkan peningkatan standar pelayanan publik, aksesibilitas transportasi, serta integrasi teknologi digital bagi para wisatawan. Ibu Wali Kota optimistis bahwa penataan ulang dan penambahan sarana prasarana akan memikat lebih banyak turis asing ke ibu kota Jawa Tengah.
Bapak Dr. Elly Asmara, S.STP., M.M., selaku Camat Semarang Barat, juga terus menyosialisasikan pentingnya keramahtamahan warga lokal. Ia percaya bahwa masyarakat yang menyambut pelancong dengan senyum hangat akan menciptakan memori positif yang tahan lama. Kolaborasi solid antara Ibu Menteri, Ibu Wali Kota, dan Bapak Camat ini memberikan energi baru. Mereka bersama-sama melangkah maju untuk mewujudkan kawasan Sam Poo Kong sebagai ikon pariwisata kelas dunia yang membanggakan Indonesia.