Dalam upaya menanggulangi penyebaran demam berdarah di wilayah Tambakharjo, digelar diskusi panel yang menghadirkan narasumber dari Komisi A DPRD Kota Semarang, pada hari Rabu (24/02/2025). Acara yang berlangsung di pujasera energi kelurahan ini dihadiri oleh Camat Semarang Barat, Bapak Elly Asmara, S.STP, MM beserta Lurah Tambakharjo, Bapak Tirta Segara, S.STP, serta diikuti oleh warga masyarakat yang antusias mencari solusi bersama dalam pencegahan dan penanganan penyakit ini.
Diskusi ini membahas berbagai aspek pencegahan demam berdarah, termasuk pentingnya pemberantasan jentik nyamuk (PJN), fogging, serta edukasi kepada masyarakat mengenai pola hidup sehat. Narasumber dari Komisi A DPRD Kota Semarang menekankan perlunya keterlibatan aktif warga dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah utama mengurangi kasus demam berdarah.

Camat Semarang Barat dalam sambutannya menyampaikan bahwa upaya penanganan demam berdarah memerlukan sinergi antara pemerintah dan masyarakat. “Kami berharap warga semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan gerakan 3M Plus untuk mengurangi potensi penyebaran nyamuk Aedes aegypti,” ujarnya.
Lurah Tambakharjo menambahkan bahwa pihak kelurahan siap mendukung setiap kegiatan warga dalam rangka pencegahan demam berdarah, termasuk koordinasi dengan dinas kesehatan untuk penyemprotan fogging di titik-titik rawan.
Warga yang hadir dalam diskusi ini pun turut berbagi pengalaman dan mengajukan pertanyaan seputar cara efektif menangani kasus demam berdarah di lingkungan mereka. Dengan adanya diskusi ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat dan kasus demam berdarah di Tambakharjo dapat ditekan secara signifikan.
Acara ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kebersihan lingkungan serta melaksanakan gerakan pencegahan secara rutin demi menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari demam berdarah.