Semarang, 6 Maret 2026 – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di 35 Kabupaten dan Kota. Camat Semarang Barat, Elly Asmara, S.STP., M.M., bersama Ketua TP PKK Kecamatan Semarang Barat, Ibu Femega Dian, turut hadir mendampingi jajaran pimpinan daerah dalam acara pembukaan tersebut.
Kegiatan strategis ini mendapat perhatian langsung dari Gubernur Jawa Tengah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Wali Kota Semarang Dra. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M., serta Wakil Wali Kota Semarang. Para pemimpin daerah tersebut hadir untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang berlangsung sangat meriah di halaman Kantor Kecamatan Semarang Barat pagi ini.
Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Jelang Mudik Idul Fitri

Menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2026, arus mudik menuju Jawa Tengah mulai menunjukkan peningkatan yang drastis. Fenomena tahunan ini tidak hanya memicu kepulangan jutaan manusia ke kampung halaman, tetapi juga meningkatkan mobilitas barang dan kebutuhan bahan pokok secara signifikan. Oleh karena itu, pemerintah mengambil langkah cepat untuk menstabilkan harga dan memastikan ketersediaan pasokan di pasaran.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus melakukan ekspansi dan penetrasi pasar secara masif. Langkah preventif ini bertujuan utama untuk meredam gejolak harga yang kerap membebani masyarakat akibat melonjaknya tingkat konsumsi dan permintaan menjelang hari raya.
Sinergi Pemerintah Melalui Operasi Pasar Berkelanjutan

Pemerintah menyadari bahwa menjaga ketahanan pangan membutuhkan kerja sama yang kuat. Pemerintah provinsi tidak bisa melangkah sendirian, sehingga mereka menggandeng bupati, wali kota, beserta seluruh pemangku kepentingan terkait. Mereka saling bahu-membahu untuk menjamin ketersediaan stok bahan pokok tetap aman di tengah masifnya lonjakan arus mudik tahun 2026 ini. Sebagai bentuk tindakan nyata, pemerintah daerah secara rutin menyelenggarakan berbagai operasi pasar di titik-titik krusial sebagai jaring pengaman ekonomi warga.
Bazaar UMKM dan Promo Spesial Pikat Warga

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Semarang Barat ini juga menghadirkan daya tarik tambahan yang luar biasa. Pihak penyelenggara memfasilitasi Bazaar UMKM yang menampilkan ragam produk lokal kebanggaan daerah.
Selain itu, warga sangat antusias menyerbu promo tebus murah untuk komoditas cabai dan tepung. Warga bisa membeli kedua bahan pokok tersebut hanya dengan harga Rp 1.447. Program tebus murah ini berhasil menciptakan antusiasme yang luar biasa, terbukti dari ratusan warga Semarang Barat yang memadati halaman kecamatan sejak pagi hari untuk memanfaatkan momentum belanja hemat ini.