Senin s.d Kamis 07.30 s.d 14.45 WIB, Jumat 07.30 s.d 11.00 WIB Jl. Ronggolawe Barat 2 - Semarang
Berita

Kolaborasi DWP BKKBN dengan Lintas Sektor di Semarang: Upaya Preventif Stunting

Kolaborasi DWP BKKBN dengan Lintas Sektor di Semarang: Upaya Preventif Stunting

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Semarang pdaa hari Rabu (26/06/2024) dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) tahun 2024. Kegiatan ini difokuskan pada promosi dan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) pencegahan stunting melalui kunjungan ke Rumah Pelita Kota Semarang yang menjadi fokus penanganan stunting lintas sektor bagi bayi di bawah dua tahun (baduta) dan balita.

Ketua DWP BKKBN, dalam kunjungan ini menyampaikan pentingnya upaya pencegahan stunting sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. “Stunting adalah salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Melalui kunjungan ini, kami berharap dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat tentang pentingnya asupan gizi yang baik sejak dini,” ujarnya.

Kunjungan kerja ini melibatkan berbagai pihak lintas sektor, termasuk Kecamatan Semarang Barat yang turut hadir Camat Semarang Barat Elly Asmara, S.STP, MM didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Femega Dian Elly Asmara, SE, Dinas Kesehatan Kota Semarang, Puskesmas, serta kader-kader posyandu. Kegiatan dimulai dengan kunjungan ke Rumah Pelita Kota Semarang yang menjadi fokus penanganan stunting, di mana tim DWP BKKBN memberikan edukasi kepada ibu-ibu mengenai pentingnya pola makan seimbang, pemberian ASI eksklusif, serta pentingnya sanitasi dan kebersihan lingkungan.

Selain itu, DWP BKKBN juga memberikan bantuan paket gizi kepada keluarga yang membutuhkan, sebagai bentuk dukungan nyata dalam upaya pencegahan stunting. Paket gizi ini berisi bahan makanan bergizi seperti susu, telur, dan bahan makanan lain yang kaya akan protein dan vitamin.

Camat Semarang Barat juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Kerjasama lintas sektor sangat penting dalam penanganan stunting. Kami mengapresiasi komitmen semua pihak yang telah terlibat, mulai dari tenaga kesehatan, kader posyandu, hingga masyarakat setempat,” tambahnya.

Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait, diharapkan prevalensi stunting di Indonesia dapat terus menurun, sehingga generasi mendatang dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat dan berkualitas.

Peringatan Hari Keluarga Nasional tahun 2024 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga di Indonesia, terutama dalam hal pencegahan stunting. DWP BKKBN berharap melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi dan kesehatan keluarga dapat meningkat, sehingga tercipta generasi yang lebih sehat dan cerdas di masa depan.

Savira AWP