SEMARANG – Pemerintah Kecamatan Semarang Barat kembali menunjukkan respons cepat terhadap keluhan infrastruktur dari masyarakat. Pada hari Senin, 19 Januari 2026, Camat Semarang Barat, Elly Asmara, S.IP., M.M., turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi talut yang jebol di aliran Sungai Ronggolawe.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut segera atas laporan mendesak dari warga RT 04 RW 08, Kelurahan Gisikdrono. Warga setempat mengkhawatirkan kondisi tanggul sungai yang mengalami kerusakan cukup parah dan berpotensi membahayakan permukiman jika tidak segera mendapatkan penanganan.
Respons Cepat Pemerintah Kecamatan
Dalam peninjauan tersebut, Elly Asmara tidak datang sendiri. Ia hadir bersama Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Semarang Barat dan Pelaksana Tugas (Plt.) Lurah Gisikdrono. Kehadiran para pejabat struktural ini menegaskan komitmen pemerintah kecamatan dalam memprioritaskan keselamatan warga dan infrastruktur publik.
Mereka menyusuri area bantaran sungai untuk melihat titik kerusakan secara mendetail. Camat Semarang Barat mengamati langsung struktur tanah dan dinding penahan yang runtuh akibat gerusan air. Langkah observasi visual ini sangat penting agar pemerintah dapat menentukan metode penanganan darurat yang paling tepat sebelum Dinas Pekerjaan Umum (DPU) melakukan perbaikan permanen.
Potensi Bahaya Bagi Lingkungan Sekitar

Kawasan RT 04 RW 08 Gisikdrono merupakan area yang cukup padat penduduk. Kerusakan pada talut Sungai Ronggolawe tentu menimbulkan kekhawatiran besar bagi warga, terutama saat curah hujan di Kota Semarang sedang tinggi pada bulan Januari ini.
Air sungai yang meluap atau tanah yang terus tergerus dapat mengancam fondasi rumah warga di sekitar bantaran. Oleh karena itu, Camat Elly menekankan pentingnya langkah antisipasi. Pihaknya berjanji akan segera mengoordinasikan temuan ini dengan dinas terkait di tingkat kota untuk mempercepat proses perbaikan fisik.
Sinergi Warga dan Pemerintah
Kegiatan ini juga menyoroti pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan. Laporan cepat dari warga RT 04 RW 08 menjadi kunci utama bagi pemerintah dalam mendeteksi kerusakan infrastruktur yang tersembunyi.
Pemerintah Kecamatan Semarang Barat mengapresiasi kepedulian warga Gisikdrono yang proaktif memberikan informasi. Kolaborasi antara laporan warga dan respons cepat pemangku kebijakan seperti ini menjadi contoh nyata upaya mitigasi bencana yang efektif. Harapannya, penanganan talut ini dapat segera terealisasi demi menjaga keamanan dan kenyamanan warga Gisikdrono.