Semarang, 22 Desember 2025 – Pemerintah Kota Semarang kembali memberikan apresiasi kepada para pegiat lingkungan dalam ajang Apresiasi Lingkungan Hidup Kota Semarang 2025 yang berlangsung di Aula Balaikota Semarang. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat.
Sekretaris Kecamatan Semarang Barat, Bapak Mohamad Anugrah Hamonangan, S.Kom., M.T., bersama Lurah Gisikdrono, Bapak Sandy Inderawan, S.STP., M.M., hadir langsung dalam acara penyerahan penghargaan tersebut. Kehadiran jajaran Kecamatan Semarang Barat menunjukkan dukungan penuh terhadap gerakan lingkungan berbasis masyarakat.
Apresiasi untuk Pejuang Lingkungan

Pemerintah Kota Semarang menyerahkan penghargaan dalam beberapa kategori, antara lain Program Kampung Iklim (ProKlim), Lomba Bank Sampah, Kalpataru, serta Sekolah Adiwiyata. Setiap kategori menilai inovasi, konsistensi, dan dampak nyata yang dihasilkan oleh komunitas maupun lembaga pendidikan dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Ajang ini tidak hanya menjadi bentuk penghargaan, tetapi juga sarana berbagi praktik baik antarwilayah. Para peserta menghadirkan berbagai inovasi, mulai dari pengelolaan sampah berbasis warga, penghijauan lingkungan, hingga edukasi berkelanjutan kepada generasi muda.
Prestasi Membanggakan Kecamatan Semarang Barat
Kecamatan Semarang Barat berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dalam ajang tahun ini. RW 05 Kelurahan Gisikdrono sukses meraih:
๐ Juara 1 Lomba Bank Sampah Tingkat Kota Semarang
๐
Juara Harapan 3 Kategori ProKlim
Keberhasilan tersebut lahir dari kerja keras pengurus RW, kader lingkungan, serta partisipasi aktif warga dalam memilah dan mengelola sampah rumah tangga secara berkelanjutan. Program bank sampah yang berjalan konsisten mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memberikan nilai ekonomi tambahan.
Sekretaris Kecamatan Semarang Barat menyampaikan apresiasi atas kolaborasi seluruh elemen masyarakat yang terus menjaga komitmen terhadap lingkungan. Ia berharap capaian ini dapat memotivasi wilayah lain untuk mengembangkan inovasi serupa.
Sekolah Adiwiyata Turut Mengukir Prestasi
Prestasi membanggakan juga diraih oleh dunia pendidikan di Kota Semarang. SMP Negeri 30 Semarang meraih predikat Adiwiyata Nasional, sementara SMP Negeri 1 Semarang memperoleh penghargaan Adiwiyata Provinsi.
Keberhasilan tersebut menunjukkan keseriusan sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan melalui kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, serta pengelolaan lingkungan sekolah yang ramah dan berkelanjutan.
Komitmen Bersama untuk Lingkungan Berkelanjutan
Ajang Apresiasi Lingkungan Hidup Kota Semarang 2025 mempertegas komitmen pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan kota yang bersih, hijau, dan berdaya tahan terhadap perubahan iklim. Kecamatan Semarang Barat terus mendorong inovasi lingkungan berbasis masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan.
Ke depan, kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat akan menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas lingkungan sekaligus membangun generasi yang peduli terhadap bumi.