Semarang, 24 Februari 2026 – Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2026 menjadi momentum penting bagi warga Kota Semarang. Wali Kota Semarang, Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M., turut mendampingi Camat Semarang Barat, Dr. Elly Asmara, S.STP., M.M., serta seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turun langsung merawat kawasan Sungai Tawangmas dengan aksi bersih-bersih sungai dan penanaman pohon demi menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Bukan Sekadar Aksi Seremonial

Pemerintah Kota Semarang menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar acara peringatan sesaat. Pemerintah daerah memiliki komitmen yang sangat kuat untuk merawat lingkungan secara berkelanjutan. Mulai tahun 2026 ini, jajaran Kecamatan Semarang Barat bersama masyarakat sekitar akan melaksanakan pembersihan sungai secara konsisten setiap tiga minggu sekali. Langkah proaktif ini memastikan bahwa kebersihan sungai tetap terjaga sepanjang tahun, tanpa harus menunggu momen perayaan khusus. Warga pun menyambut antusias program rutin ini.
Menjaga Kelancaran Aliran Air Menuju Muara

Salah satu target utama dari kegiatan bersih-bersih ini adalah melancarkan aliran air dari hulu menuju muara. Para warga dan petugas kebersihan bergotong royong mengangkat tumpukan sampah yang menyumbat saluran air. Wali Kota Semarang menyoroti pentingnya aliran sungai yang bebas sumbatan, terutama untuk mengantisipasi tingginya debit air selama musim hujan. Jika masyarakat membiarkan sampah menumpuk, potensi luapan air tentu akan meningkat secara drastis. Oleh karena itu, langkah preventif membersihkan sungai sangat krusial bagi keselamatan warga.
Edukasi Nyata Peduli Lingkungan Sejak dari Rumah

Selain membersihkan area perairan, Wali Kota Semarang, Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M., juga memberikan edukasi langsung kepada masyarakat luas. Beliau membagikan ratusan kantong sampah kepada warga sekitar sebagai simbol ajakan nyata. Beliau mengajak seluruh penduduk agar lebih peduli terhadap tata kelola sampah yang berawal dari rumah sendiri. Kesadaran memilah dan membuang sampah dengan benar dari skala rumah tangga akan sangat mengurangi beban limbah yang mencemari sungai.
Memperkuat Pertahanan Sungai dengan Fasilitas "Trash Barrier"

Untuk memaksimalkan upaya menjaga kebersihan sungai, Pemerintah Kecamatan Semarang Barat mengambil langkah teknis tambahan. Camat Semarang Barat, Dr. Elly Asmara, S.STP., M.M., menyatakan bahwa pihaknya menambah unit penangkap sampah atau Trash Barrier di beberapa titik aliran sungai. Penambahan fasilitas canggih ini berfungsi efektif untuk menjebak tumpukan sampah plastik agar tidak bablas mengalir hingga ke laut lepas. Pemasangan alat ini melengkapi komitmen penuh pemerintah daerah dalam mewujudkan kota yang bersih, asri, dan terbebas dari ancaman bencana banjir.